RSS

Masalah menulis dan hal-hal yang perlu dihindari penulis pemula

0 komentar

     Penulis pemula ternyata masih perlu menjauhi beberapa hal. Masalah menulis ini berupa berbagai macam masalah intern penulis maupun masalah external. Salah satunya adalah tulisan terasa datar dan menjenuhkan pembaca. Terasa kurang bumbu dan hambar.



Hal ini seringkali dikarenakan penulis begitu ambisius memaparkan kejadian-kejadian yang ada sehingga mengesampingkan rasa. Rasa yang dimaksud di sini adalah pergolakan jiwa terhadap permasalahan dan konflik yang dialami si tokoh dalam cerita.

Penulis kurang mendeskripsikan konflik karena sibuk dengan berbagai kejadian. Inilah jika kita terlalu banyak memasukkan kejadian-kejadian untuk cerita kita. Bumbu-bumbu seperti konflik, penokohan, dan keunikan latar menjadi terabaikan.

Apalagi bila cerita telah kehilangan klimaks, tentu saja sudah tidak ada lagi puncak (maaf) organsme pembaca. Ini bisa mengurangi ketertarikan pembaca.

Maka alangkah baiknya bila dalam suatu cerita, kita ambil satu atau dua kejadian saja yang selanjutnya kita kupas habis dengan segala konflik lahir-batin yang mampu membuncahkan rasa pembaca. Rasa gelora hati inilah yang nantinya menjadi daya tarik karya kita bagi pembaca.

Semangat selalu.
Continue Reading... Label: , , ,


Alur cerita yang mampu menyeret pembaca

0 komentar

Alur yang berbeda/unik bisa juga kita pergunakan untuk mencuri perhatian pembaca jika kita sedang menulis tema cerita yang sedang trend. Seperti yang sudah di bahas di sini.

Bagaimana membuat alur yang unik dan memikat?

Sebagaimana telah kita pelajari di bangku sekolah, alur, pada dasarnya ada tiga. Maju, mundur dan campuran.

-Alur maju adalah cerita dari awal mula hingga kisah terakhir. Berisi jalinan kejadian yang dialami tokoh cerita yang bersifat maju. Dari tanggal satu ke tanggal dua, hingga berakhir ke tanggal lima.

-Sebaliknya dengan alur mundur, dimana kejadian di tanggal lima yang malah didahulukan. Dan berlanjut hingga selesai di kejadian yang terjadi pada tanggal 1.

-Sedangkan alur campuran adalah alur yang paling fleksibel dan alur yang sangat menantang kreativitas penulis.
Dengan alur campuran inilah kita bisa berkreasi membuat kejadian-kejadian yang urutannya bervariasi.
Kejadian lima puluh tahun yang lalu, kita hubungkan dengan kejadian sekarang, lalu kembali lagi ke lima puluh tahun yang lalu, akan mampu mencuri perhatian dan kekaguman pembaca bila bisa kita sajikan secara jelas, masuk akal dan nyambung.

Selamat berkreasi dengan alur anda. trims.
Continue Reading... Label: , , , , , ,


Cerita unik dengan sensasi berbeda, Solusi tema booming

1 komentar

Tema Cerita.

Assalam alaikum,

Kadang-kadang kita tercenung akan sebuah cerpen di koran. Padahal hanya terdiri dari beberapa lembar folio saja. Gaya bahasanya tidak muluk-muluk. Tapi aku sangat tertarik dan memang menikmatinya.
Ada apanya ini cerpen ya?


Cerpen, untuk menarik perhatian pembaca, haruslah menonjolkan setidaknya satu unsur intrinsiknya daripada yang lain. Boleh saja memakai setting tempat biasa seperti pasar, tapi kita tonjolkan unsur di tema. Misalkan di pasar itu terjadi tawuran antar pedagang sayur depan dan pedagang daging di belakang. Atau sebaliknya. Itu tema yang unik dan tidak biasa.



Kita bisa menonjolkan tema (Silahkan baca pembahasannya di sini), menonjolkan setting waktu, menonjolkan latar tempat (Silahkan baca pembahasannya di sini), menonjolkan jalinan alur/plot (Silahkan baca pembahasannya di sini).atau bahkan bisa kita buat saja mengunikkan nama tokoh sebagai pembentukan sosok karakter tokoh yang kuat dan berbeda seperti yang sudah di bahas (klik) di sini.

Sedikit tentang tema, sudah saya jelaskan (klik) di sini bahwa kita boleh saja mengambil tema yang sedang trend atau boleh juga menentukan tema kesukaan kita sendiri.

Nah, kalau kita ikut trend seperti cerpen bertema ramadhan, atau liburan, kita akan memiliki banyak pesaing yang juga mengincar tema yang sedang rame-ramenya itu. Wah!! apa ada solusinya? Nggak asik dong, kalau semua cerita jadi sama isinya.

Tentu saja ada, ingat!!
Kuncinya : Salah satu dari unsur-unsur intrinsik saja, kalau kamu berhasil menonjolkannya dengan baik, logis dan tidak dipaksakan (terlalu).

Jadi, kalau tema banyak yang menyamai, kita harus mencari keunikan di unsur instrinsik yang lain untuk membuat karya cerita yang berbeda.

Banyak kan, antara lain ada alur, penokohan, setting waktu dan tempat serta yang lainnya.

Dan jangan mundur untuk berkompetisi menjadi jawara di tema-tema trendy.
Continue Reading... Label: , , , , , , ,


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

 

Follower

Anda Pengunjung ke

Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors