RSS

Menulis cerita memiliki beberapa problem yang sebaiknya dihindari

0 komentar


Continue Reading... Label: , ,


Latihan menulis untuk cerpenis dan novelis pemula

0 komentar

Sejak kapan kita disebut penulis? Tentu saja sejak kita pertama kali menggoreskan tinta pena kita di atas kertas. Sejak saat itulah kita berhak menyandang titel sebagai penulis.

Seperti juga pada keahlian-keahlian yang lain, keahlian menulispun membutuhkan tahap-tahap tertentu untuk mempelajarinya. Untuk tahap pemula, adalah tahap awal bagi kita untuk memulai pengajaran menulis.

Sebelumnya, alangkah baiknya kalau kamu simak kunci sukses menulis dalam catatan (klik) berikut ini.




Mari kita lanjutkan.

Setelah membaca pengenalan kunci menulis tersebut, adalah hal yang sangat penting untuk berlatih dan terus berlatih dengan tujuan mendapatkan keahlian menulis yang lebih baik dan tingkatan penulis yang lebih tinggi. Maka itu latihan menulis sangat penting untuk diterapkan para penulis pemula.

Kelihaian menulis adalah tergantung dari seberapa banyak dia membaca dan berlatih. Membaca akan membuat imajinasinya semakin lancar dalam merangkai cerita seperti yang sudah dijelaskan (klik) di sini. Sedangkan latihan menulis akan membuat kita semakin lancar dalam permainan plot, pengaturan kata dan diksi serta mendapatkan keluwesan dalam mengatur keindahan gerak-gerik cerita.

Maka tidak boleh tidak, seperti juga atlit olah raga yang berlatih setiap hari, atlit pena pun harus berlatih dengan pena dan buku-bukunya.


Selamat latihan menulis.
Continue Reading... Label: , , , ,


Menulis cerita itu gampang lho.. Jangan merasa sulit

0 komentar

Menulis cerita, banyak sekali orang ingin bisa melakukannya. Namun keinginan itu seringkali tidak terlaksana dengan berbagai sebab, diantaranya, kurang pede, merasa tidak bisa, dan putus asa.

Padahal menulis itu mudah, asal tahu kuncinya. Segala hal juga seperti itu, akan menjadi mudah jika kita telah memiliki kuncinya.

Kali ini akan kita bahas dua kunci yang bisa membuat kita merasa pede dalam menulis cerita. Kunci pertama adalah kunci untuk membuat cerita. Setelah bisa membuat cerita, kita akan membahas kunci ke dua tentang bagaimana membuat cerita yang berkualitas.

Kunci No.1 Membuat cerita
Seperti yang sudah dibahas (klik) di sini, bahwa cerita pada dasarnya adalah kejadia yang dialami tokoh. Bisa juga dibilang tokoh yang mengalami kejadian. Jadi ada dua unsur yang harus ada di dalam sebuah cerita, yaitu tokoh dan kejadian. Tokoh "A" yang mengalami kejadian "Z" dan Kejadian "Z" yang dialami oleh si tokoh "A". Kedua-duanya harus masuk dan menyatu dalam harmoni kata, maka cerita itu ada.

Mudah bukan, tentukan saja tokoh yang seperti siapa yang kamu inginkan. Pilih saja kejadia yang seperti apa yang kamu ingin tokoh itu alami.

Bisa juga kita mulai dari kejadian. Tentukan dulu kejadian yang seperti apa yang ingin kamu ceritakan. Lalu pilih korban yang seperti siapa yang akan mengalami kejadian buatanmu itu.

Ceritakan saja apa-apa yang dialami si tokoh, kejadian di rumah tokoh, kejadian di mobil tokoh, kejadian di dalam hati tokoh, kejadian percakapan antara tokoh satu dan tokoh yang lain dan sebagainya.

Kunci pertama sudah kamu dapatkan, silahkan mulai menulis.

Kunci ke dua menyusul yah..  ^_^
Continue Reading... Label: , ,


Masalah menulis dan hal-hal yang perlu dihindari penulis pemula

0 komentar

     Penulis pemula ternyata masih perlu menjauhi beberapa hal. Masalah menulis ini berupa berbagai macam masalah intern penulis maupun masalah external. Salah satunya adalah tulisan terasa datar dan menjenuhkan pembaca. Terasa kurang bumbu dan hambar.



Hal ini seringkali dikarenakan penulis begitu ambisius memaparkan kejadian-kejadian yang ada sehingga mengesampingkan rasa. Rasa yang dimaksud di sini adalah pergolakan jiwa terhadap permasalahan dan konflik yang dialami si tokoh dalam cerita.

Penulis kurang mendeskripsikan konflik karena sibuk dengan berbagai kejadian. Inilah jika kita terlalu banyak memasukkan kejadian-kejadian untuk cerita kita. Bumbu-bumbu seperti konflik, penokohan, dan keunikan latar menjadi terabaikan.

Apalagi bila cerita telah kehilangan klimaks, tentu saja sudah tidak ada lagi puncak (maaf) organsme pembaca. Ini bisa mengurangi ketertarikan pembaca.

Maka alangkah baiknya bila dalam suatu cerita, kita ambil satu atau dua kejadian saja yang selanjutnya kita kupas habis dengan segala konflik lahir-batin yang mampu membuncahkan rasa pembaca. Rasa gelora hati inilah yang nantinya menjadi daya tarik karya kita bagi pembaca.

Semangat selalu.
Continue Reading... Label: , , ,


Membangun karakter tokoh yang kuat dengan nama unik/aneh

0 komentar

Karakter/Penokohan

Membuat cerita dengan tema yang sedang populer memiliki beberapa problem, seperti yang sudah dijelaskan di sini.

Nah, inilah salah satu solusi untuk menanggulanginya.



Yaitu dengan menonjolkan karakter tokoh. Hal ini bisa kita buat dengan cara pendeskripsian yang kuat tentang tokoh-tokohnya. Bagaimana sifat, bagaimana rambut dan wajahnya, bagaimana badan dan kakinya. Semua harus benar-benar jelas dan mantap menjelaskan siapa sebenarnya tokoh kita ini. Dengan tujuan menunjukkan seberapa unik dan berbedanya si tokoh dalam cerita kita ini. Dengan demikian, ada hal yang mampu menarik perhatian pembaca, hal ini bisa memberikan keunggulan tersendiri bagi cerita kita dibandingkan cerita-cerita lain yang bertema sama.

Penokohan/pembangunan karakter tokoh ini bisa kitadukung dengan penggunaan nama yang aneh dan unik. Nama yang aneh dan unik mampu membuat karakter tokoh kita semakin kuat dan berbeda (unggul) daripada karakter-karakter di cerita yang lain. Tentu ini mampu mengangkat cerita kita menjadi lebih unggul dibandingkan cerita yang lain.

Trims.


Goo.. Writing...
Continue Reading... Label: , , , ,


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

 

Follower

Anda Pengunjung ke

Return to top of page Copyright © 2010 | Flash News Converted into Blogger Template by HackTutors